Pelatihan TKHI Gelombang I Dan II di Bapelkes Semarang Berjalan Lancar

Bapelkes Semarang mengadakan Pelatihan TKHI untuk Embarkasi Solo dan Surabaya. Untuk Embarkasi Solo dilaksanakan di Bapelkes Semarang Kantor 2, Jalan Raya Salaman No. 48 Magelang sebanyak dua gelombang. Sedangkan Embarkasi Surabaya dilaksanakan di Kantor Bapelkes Murnajati Malang sebanyak satu gelombang. Untuk Gelombang 2 Murnajati akan dilaksanakan pada Senin (11/3). Selengkapnya dapat dilihat pada tabel berikut ini:

Embarkasi Tempat Gelombang Angkatan Tanggal

Pelaksanaan

Jumlah Peserta
Solo Bapelkes Semarang

Kantor 2

Jl Raya Salaman 48

Magelang

I 1 – 4 19 – 25 Februari 2018 143 orang
II 5 – 8 26 Februari –                 4 Maret 2018 142 orang
Surabaya Bapelkes Murnajati

Malang

Jl. Argo Tunggal No.1, Lawang, Malang

I 1 – 4 18 – 24 Februari 2018 137 orang
II 5 – 8 11 – 17 Maret 2018 123 orang

Pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) dilaksanakan dengan tujuan menyiapkan tenaga kesehatan yang profesional yang mampu melayani kebutuhan kesehatan Jemaah Haji, sehingga Jemaah Haji dapat melaksanakan proses ibadahnya dengan baik. Undang – Undang Nomor 13 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Permenkes Nomor 62 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Haji menjelaskan tentang tujuan penyelenggaraan kesehatan haji. Tujuan penyelenggaraan kesehatan haji meliputi pembinaan, pelayanan, dan perlindungan Jemaah haji, dalam upaya mencapai kondisi Istithaah kesehatan jamaah haji, mengendalikan faktor resiko kesehatan haji, menjaga agar Jemaah haji dalam kondisi sehat selama di Indonesia, selama perjalanan, dan Arab Saudi, mencegah terjadinya transmisi penyakit menular yang mungkin terbawa keluar dan/atau masuk oleh Jemaah haji dan memaksimalkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan kesehatan haji.

Dalam sepuluh tahun terakhir Profil jemaah haji Indonesia cenderung tidak mengalami perubahan yang signifikan. Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes), hampir setiap tahun sekitar 60% s/d 67% dari total Jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci, tergolong kelompok Resiko Tinggi (Resti) yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan jemaah haji dalam menjalankan ibadahnya di Tanah Suci. Penyelenggaraan Pelatihan TKHI diharapkan berpedoman pada Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Pelatihan TKHI yang memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan kompetensi yang diharapkan. (Sumber: Teks Sambutan Kepala Badan PPSDM Kesehatan Pada Pembukaan Pelatihan TKHI Tahun 2018)

Pelaksanaan TKHI Embarkasi Solo Gelombang I dan II di Bapelkes Semarang berjalan dengan lancar. Peserta TKHI Gelombang I sejumlah 143 orang, dengan waktu pelaksanaan lima hari dari tanggal 19 – 25 Februari 2018. Peserta pelatihan terdiri dari tenaga medis dokter dan perawat yang berasal dari kota dan kabupaten di Jawa Tengah, yang dinyatakan lulus dalam tahapan seleksi rekrutmen peserta pelatihan kompetensi TKHI yang ditetapkan oleh Pusat Kesehatan Haji. Sedangkan untuk Gelombang II peserta berjumlah 142 orang, berasal dari Jawa Tengah 115 orang dan DIY 27 orang, dengan waktu pelaksanaan lima hari dari tanggal 26 Februari – 4 Maret 2018. Pada akhir Diklat dilaksanakan evaluasi peserta TKHI berupa uji komprehensif, uji kompetensi dan penilaian sikap. Adapun hasil evaluasi peserta TKHI Gelombang I dan II di Bapelkes Semarang secara keseluruhan dinyatakan lulus. Untuk laporan pelaksanaan Pelatihan TKHI Embarkasi Surabaya Gelombang I dan II di Bapelkes Murnajati akan dilaporkan pasca kegiatan Gelombang II berakhir. (ar/rh)

 

Reply