Pembukaan DIKLAT PIM IV Bapelkes Semarang Tahun 2018

Kepala Bapelkes Semarang, Emmilya Rosa, SKM, MKM mewakili Kapuslat SDM Kesehatan, telah membuka Diklat PIM IV di Auditorium Kantor 2 Bapelkes Semarang, Jalan Raya Salaman No. 48 Magelang pada hari Rabu (4/7). Pembukaan kali ini dihadiri pejabat struktural, widyaiswara, pengendali diklat dan panitia Diklat PIM IV Bapelkes Semarang, serta mentor dari masing-masing peserta.

Peserta berjumlah 27 orang, yang merupakan pejabat eselon IV di satker Kemenkes RI. Sebanyak 2 orang peserta berasal dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RSUP Dr. Kariadi Semarang 2 orang, RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten 2 orang, RSJ Prof. Dr. Soeroyo Magelang 2 orang, RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta 1 orang, RSJ Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang 2 orang, BBLK Surabaya 2 orang, BBTKL dan PP Yogyakarta 2 orang, KKP Kelas II Probolinggo 2 orang, KKP Kelas II Cilacap 1 orang, KKP Kelas III Pangkal Pinang 1 orang, KKP Kelas III Tembilahan 1 orang, BP2TOOT Tawangmangu 1 orang, Balitbangkes Kelas I Magelang 2 orang, Balitbangkes Kelas I Banjarnegara 1 orang, Balitbangkes Kelas II Papua 1 orang, Poltekkes Padang 1 orang, dan Poltekkes Gorontalo 1 orang.

Dalam laporan Ketua Panitia, Sulkan, S.Kp, Ners disebutkan bahwa waktu pelaksanaan Diklat PIM IV, dimulai pada tanggal 2 Juli hingga 20 Oktober 2018, yang terdiri dari lima tahap. Kelima tahap itu antara lain Diagnosa Kebutuhan Perubahan Organisasi, Taking Ownership, Merancang Proyek Perubahan dan Membangun Tim, Laboratorium Kepemimpinan dan Evaluasi. Penilaian terhadap peserta meliputi dua aspek yaitu aspek sikap dan perilaku, serta aspek kualitas perubahan.


Kepala Bapelkes Semarang, Emmilya Rosa, SKM,MKM memberikan sambutan.

Emmilya Rosa, SKM, MKM dalam sambutannya berisi tentang harapan terhadap Peserta Diklat PIM IV. Peserta diharapkan tidak hanya belajar secara formal di dalam ruangan kelas, akan tetapi melalui diklat juga diharapkan menjalin komunikasi, pertukaran informasi dan membentuk jaringan kerjasama dari berbagai instansi di tingkat pusat dan daerah. “Dengan pendekatan Diklat PIM pola baru ini, diharapkan Saudara mampu melakukan perubahan-perubahan di organisasi dimana Saudara bekerja. Keberhasilan perubahan yang digagas oleh peserta latih sangat ditentukan oleh komitmen dan kemampuan Saudara. Pelaksanaan proyek perubahan hanya akan efektif apabila Saudara mempunyai integritas dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas saudara sebagai aparatur pemerintah. Saudara harus mengimplementasikan apa yang diperoleh selama Diklat PIM ini di unit kerja Saudara. Saudara harus dapat memberikan warna dan perubahan pada instansi masing-masing,” harap Kepala Bapelkes Semarang ini. (ar/rh)


Foto bersama peserta dengan pejabat struktural dan widyaiswara Bapelkes Semarang


Foto bersama peserta dengan mentor dan pejabat struktural dan widyaiswara Bapelkes Semarang

Reply