Pembukaan Pelatihan Akreditasi Pelatihan Bapelkes Semarang Tahun 2018

Semarang (24/9) – Kepala Bapelkes Semarang, Emmilya Rosa, SKM, MKM membuka Pelatihan Akreditasi Pelatihan di Auditorium Garuda, Kantor 1 Bapelkes Semarang. Acara ini dihadiri Kepala Bidang Pengendalian Mutu Pelatihan Pusat Pelatihan SDM Kesehatan, Drs. Mochammad Royan, M.Kes mewakili Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan.
Ketua Panitia, Sulkan, S.Kp, Ns dalam laporannya menyebutkan bahwa Pelatihan Akreditasi Pelatihan Tahun 2018 mengacu pada kurikulum pelatihan yang diterbitkan oleh Pusat Pelatihan SDMK Kemenkes. Pelatihan ini bertujuan agar peserta mampu menerapkan pelaksanaan akreditasi pelatihan sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Waktu Pelatihan Akreditasi Pelatihan akan berlangsung selama 6 hari efektif, tanggal 23 s.d 30 September 2018.
Peserta pelatihan ini berjumlah 30 orang peserta. Instansi pengirim peserta pelatihan meliputi BBKPM Surakarta, BBPK Ciloto, B2P2TOOT Tawangmangu, B2P2VRP Salatiga, Bapelkes Batam, Bapelkes Semarang, BBPK Makassar, BKPP Kota Semarang, Poltekkes Kemenkes Semarang, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta, RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, RSJ Prof. Dr. Soerojo Magelang, RSJD Prof. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah, RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, RSUD Tugurejo, RSUP Dr. Kariadi Semarang, RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, dan UPT Balai Pengembangan Ketrampilan Khusus Tenaga Kesehatan.
Emmilya Rosa, SKM, MKM dalam sambutannya menyebutkan tujuan pelatihan secara khusus, “Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami kebijakan diklat aparatur kesehatan, memahami manajemen mutu pelatihan, melaksanakan akreditasi pelatihan dan sertifikasi, menyusun komponen kurikulum, menyusun komponen akreditasi pelatihan, melaksanakan pengajuan dokumen akreditasi pelatihan, mengkaji dokumen akreditasi pelatihan, mengendalikan pelatihan dan memahami tugas fungsi pengendali pelatihan, serta melaksanakan quality control,“ jelas Kepala Bapelkes Semarang. (ar/rh)

Reply